cara daftar vtube: Puisi paret 4 gaysss

Thursday, 3 February 2022

Puisi paret 4 gaysss

1.JATUH CINTA Mempesonanya dirimi Menyungging senyumanmu Menghiasi raut wajah sendumu namun mendiamkan detak jantungku Mataku mencuri senyummu perlahan menghantam jantungku Bingung aku dengan kehadiranmu Mungkinkah kau akan menerimaku Kutakut akan kehilanganmu andai kau tahu perasaanku Yang jatuh cinta padamu. 2.SAJAK CINTA sebelum senja menutup diri Aku sadar hidup sangat berarti manis dirimu berkata-kata indah cinta itu bahagia sejenak kutemukan cinta di langit air mata kemudian tersadar dan bahagia Cinta hidupkan arti hidup penuh makna 3.Ketulusan Cinta saat tangan itu kugenggam merekah senyuman hangatmu di hadapku semua cinta ada dan terasa Atas dirimu yang beri aku bahagia ‘Ketika ketulusan cinta itu hadir tanpa pamrih, senyuman dan tawa yang kau berikan. Aku bersyukur Tuhan telah mempertemukan kita semua rasa yang terpendam, rindu atas dirimu yang buatku indah kau sapa aku dengan senyum hangat buat sisa hari ini menjadi hari yang terindah…’ 4.Cinta Terakhir Kau selaksa sinar yang merayap Hangatmu membuat serasa di peluk semesta Kau bagai kata pada setiap puisi yang kubuat Kau pencuri di hatiku. Ada banyak cinta di dunia tapo kau adalah cahaya terindah Kau juga airmata terpedih yang pernah kurasa semenjak kau pergi terhembus angin kuasa. Setiap hari kujalani dengan sepi dan duka Tiada cahaya yang bisa kulihat selain hitam Terisak sesah hingga tiada udara bisa kuraih. Aku ingin tersenyum lagi seperti dulu Seperti saat kau jatuh cinta padaku Namun aku naif, akulah bayang bayang paling semu Kehilanganmu adalah kelemahanku Kekasihku Maafkan aku yang takberdaya ini Maafkan kelemahan ini Aku telah kehilangan cinta. 5.Cinta yang khianat Kuberikan seluruh hatiku padamu Kau lah yang kusebut cinta Kau lah jawaban atas setiap doa Kau lah keindahan yang takpernah kulupa. Namun kenyataan sungguh kejam Kau injak hatiku hingga berbulir keping tertiup oleh asap menjadi abu. Cintaku bagai tergulung ombak di lautan biru Hatiku sepi… pucat ….. hingga angin pun enggan membelai Rasanya kau lah racun untukku yang kuhirup di setiap tarikan nafasku. tega nian dikau kasih? akankah sebaris cinta yang kau ucap adalah dusta? Apakah setiap senyum yang kau beri adalah palsu? Kau sungguh kejam Kumohon pergi jauh dari hidupku. Menunggumu

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home